TUMPEK WAYANG : salah satu rahinan yang dirayakan di SMANBARA


TUMPEK WAYANG : salah satu rahinan yang dirayakan di SMANBARA


Tumpek Wayang adalah hari raya dalam agama Hindu di Bali yang dirayakan untuk menghormati seni wayang kulit tradisional. Pada perayaan ini, umat Hindu melakukan upacara dan pemujaan di pura-pura (kuil) serta memberikan penghormatan khusus kepada seni wayang.  

Upacara ini melibatkan penyelenggaraan pemujaan terhadap Dewa Brahma, yang dianggap sebagai sumber ilham bagi para dalang (pemimpin pertunjukan wayang). Masyarakat Bali menyelenggarakan persembahan dan doa-doa khusus untuk memohon berkah bagi seni wayang dan untuk mendukung kelangsungan warisan budaya tersebut. 

Selama Tumpek Wayang, para pengrajin wayang juga berpartisipasi dengan memberikan persembahan kepada peralatan wayang, seperti kayu dan kulit yang digunakan untuk membuat figur wayang. Selain itu, acara ini menjadi waktu di mana masyarakat Bali secara kolektif merayakan kekayaan warisan budaya mereka dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam seni tradisional. 


Created by :
I Gede Wahyu Candrawan_01_XII MIPA 2


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memaknai Perayaan “Siwalatri” Dalam Cerita Lubdaka Sebagai Bentuk Wujud Mewariskan Budaya Ke Generasi Muda Yang Berkarakter Menuju Pencerahan di SMAN Bali Mandara

"Peran Generasi Muda Hindu Berkarakter demi Kelestarian Kearifan Budaya Lokal"

Menggali Makna Tumpek Krulut Guna Membangkitkan Kesadaran Generasi Muda Bali akan Warisan Budaya dan Seni Tradisional